Banda Aceh (Humas MIN 9) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Banda Aceh menerima bantuan paket media pembelajaran inklusi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam penguatan layanan pendidikan inklusif di madrasah.
MIN 9 Banda Aceh telah melaksanakan program madrasah inklusi sejak tahun 2018. Sejak saat itu, madrasah secara konsisten memberikan layanan pendidikan yang ramah dan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.
Saat ini, MIN 9 Banda Aceh memiliki 16 peserta didik penyandang disabilitas dengan hambatan yang beragam. Mayoritas peserta didik tersebut memiliki hambatan intelektual dan mental. Seluruh peserta didik mendapatkan pendampingan intensif dan berkelanjutan dari Guru Pembimbing Khusus (GPK).
“Mereka terus dibimbing dengan baik oleh Guru Pembimbing Khusus (GPK) sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik,” tutur Zuraida, Koordinator GPK MIN 9 Kota Banda Aceh.
Kepala MIN 9 Banda Aceh, Hj. Syukriani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Dirjen Pendis Kementerian Agama RI. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat implementasi pendidikan inklusi serta meningkatkan kualitas layanan pembelajaran bagi peserta didik penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dukungan dari Dirjen Pendis menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan madrasah inklusi dan memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi seluruh peserta didik,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diterima berupa tiga unit laptop dengan spesifikasi tinggi lengkap dengan tas penyimpanan serta alat permainan edukatif (APE). Media pembelajaran tersebut sangat mendukung proses pembelajaran inklusif, khususnya dalam pengembangan aspek kognitif, motorik, dan sosial peserta didik penyandang disabilitas.
Dengan adanya bantuan ini, MIN 9 Banda Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.
Narasi: Zulfahmi
Layout: Luthfi

