Gelar Raker Tahunan, MIN 9 Kota Banda Aceh Lahirkan Program Berkualitas

Gelar Raker Tahunan, MIN 9 Kota Banda Aceh Lahirkan Program Berkualitas

Gelar Raker Tahunan, MIN 9 Kota Banda Aceh Lahirkan Program Berkualitas

Banda Aceh — MIN 9 Kota Banda Aceh menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di tepi Pantai Lampuuk, tepatnya di Cafe Adun Awai, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MIN 9 Kota Banda Aceh.

Raker tahun ini mengusung tema “Mengokohkan Ekoteologi, Menoreh Peradaban Hakiki”. Pemilihan lokasi di ruang terbuka menjadi pembeda utama dibandingkan raker sebelumnya. Kepala Madrasah MIN 9 Kota Banda Aceh, Hj. Syukriani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa suasana alam sengaja dipilih untuk menciptakan ruang berpikir yang lebih jernih dan terbuka sesuai dengan tema menguatkan ekoteologi.

“Raker kali ini sengaja kami hadirkan di ruang terbuka di tepi laut yang membentang luas, agar pikiran lebih segar dan terbuka, sehingga mampu melahirkan program-program berkualitas demi perkembangan dan kemajuan MIN 9 Kota Banda Aceh, bahkan madrasah kita dipilih sebagai salah satu madrasah Riset Inklusif di tingkat Nasional. Ini kesempatan yang membanggakan bagi kita semua. Oleh demikian program yang dihasilkan nanti betul-betul memenuhi harapan semua pihak supaya MIN 9 tetap menjadi pilihan di hati masyarakat.” ujarnya.

Kegiatan raker dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh yang diwakili oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kota Banda Aceh, Ibu Fikriah, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemaknaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (PM) dalam proses pembelajaran di madrasah.

“Kurikulum Berbasis Cinta tidak mengubah pengadministrasian RPP dalam pembelajaran, tetapi mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam mendidik. Dengan demikian, peserta didik benar-benar merasakan kenyamanan, kasih sayang, dan kepedulian dari guru, begitunya juga dengan PM, bagaimana guru dalam mengajar tidak hanya sekadar mengejar materi tetapi juga memperhatikan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menyenangkan.” jelasnya.

Raker ini juga dihadiri oleh Dra. Irawati selaku Pengawas Kota Banda Aceh serta Pengawas Pembina MIN 9 Kota Banda Aceh, Dr. Juanda, S.E., M.M. Dalam sesi diskusi, Dr. Juanda mengapresiasi kualitas sumber daya manusia yang dimiliki MIN 9 Kota Banda Aceh dari berbagai paparan yang dilaporkan oleh Koordinator Kurikulum, Kesiswaan, Humas, Sarpras, Tendik, dan Penanggungjawab Inklusi, Kelas Digital serta MDT Nurul Ummy.

“MIN 9 memiliki SDM yang luar biasa. Tenaga kependidikan yang bekerja dalam senyap, bermutu tinggi, berdampak hasil. Guru-guru yang handal dalam penguasaan IT, kerja keras dan berdedikasi. Kekuatan ini tidak dimiliki oleh semua madrasah di Banda Aceh, Pimpinan Madrasah perlu manajerial profesional dengan sentuhan lembutnya untuk mewujudkan madrasah hebat dengan kekhasan inklusifnya.” ungkapnya.

Diskusi penyusunan program kerja tahun 2026 berlangsung alot dan dinamis, kondisi panas di siang hari semakin 'menyala' ke-empat kelompok diskusi yang telah diatur oleh panitia. Berbagai ide cemerlang lahir untuk diimplementasikan pada Tahun ini, di antaranya pengembangan sistem layanan PTSP online, peningkatan integrasi KBC dan PM dalam pembelajaran serta penguatan program madrasah inklusif yang lebih masif dan terstruktur. 

Melalui raker ini, MIN 9 Kota Banda Aceh optimis dapat melangkah lebih maju dengan program-program strategis yang berorientasi pada mutu, nilai kemanusiaan, dan keberlanjutan.

Narasi: Zulfahmi

Layout: Luthfi