Banda Aceh, 2 September 2026 — MIN 9 Kota Banda Aceh menerima sebanyak 14 mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan serah terima berlangsung pukul 10.30 WIB di Ruang Guru MIN 9 Kota Banda Aceh dan diterima langsung oleh Kepala Madrasah Hj. Syukriani, S.Pd.I., M.Pd, didampingi Waka Kurikulum Misran dan Waka Kesiswaan Reni Nurmalisa.
Ke-14 mahasiswa tersebut diantar langsung oleh Dosen Pembimbing Sabarni, S.Pd.I., M.Pd. Mereka berasal dari beberapa program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Pelaksanaan PPL akan berlangsung selama tiga bulan, mulai September hingga November 2026.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 9 Kota Banda Aceh, Hj. Syukriani, menyambut baik kehadiran mahasiswa PPL dan berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman nyata dalam dunia pendidikan. Menurutnya, praktik langsung di madrasah akan menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan mengajar, mengelola kelas, memahami karakter peserta didik, serta membangun komunikasi yang baik dengan siswa dan guru.
“Manfaatkan kesempatan selama tiga bulan ini untuk belajar dari guru-guru yang ada di MIN 9. Jangan hanya fokus pada praktik mengajar, tetapi pelajari juga bagaimana seorang guru mendidik, membimbing, memahami karakter peserta didik, dan menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran,” pesan Hj. Syukriani, S.Pd.I., M.Pd kepada mahasiswa.
Sementara itu, Dosen Pembimbing PPL, Ibu Sabarni, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar menjadikan pelaksanaan PPL sebagai kesempatan untuk belajar dan menambah pengalaman sebanyak-banyaknya. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku selama berada di lingkungan MIN 9 Kota Banda Aceh.
“Kalian datang ke sini untuk belajar. Karena itu, belajarlah dengan baik dan ambillah pengalaman sebanyak-banyaknya dari guru-guru yang ada di madrasah. Namun, yang tidak kalah penting adalah menjaga perilaku. Kita ini seperti tamu yang singgah di tempat orang, maka jagalah sikap, tutur kata, sopan santun, dan hormati aturan yang berlaku di tempat kita berada,” pesan Sabarni.
Ia berharap para mahasiswa mampu menjaga nama baik UIN Ar-Raniry selama mengikuti PPL dan dapat membangun hubungan yang baik dengan kepala madrasah, guru pamong, tenaga kependidikan, maupun peserta didik.
Selama menjalani PPL, para mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari guru pamong yang telah ditugaskan oleh Kepala Madrasah. Para guru pamong tersebut juga turut hadir dalam acara serah terima di Ruang Guru MIN 9 Kota Banda Aceh. Mereka akan mendampingi mahasiswa dalam proses observasi, penyusunan perangkat pembelajaran, praktik mengajar, hingga evaluasi selama kegiatan PPL berlangsung.
Kepala Madrasah juga berharap seluruh mahasiswa dapat menjaga kedisiplinan, etika, serta nama baik almamater selama berada di lingkungan MIN 9 Kota Banda Aceh. Kehadiran mahasiswa PPL diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bagi calon guru, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif bagi proses pembelajaran dan kegiatan pendidikan di madrasah.
Dengan diterimanya 14 mahasiswa PPL tersebut, MIN 9 Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi calon pendidik melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, guru, dan peserta didik selama tiga bulan pelaksanaan PPL.

